Tidak semua orang benar-benar tahu apa makanan khas Yogyakarta yang paling populer. Hal itu dikarenakan makanan khas Jogja jumlahnya cukup banyak sehingga kadang luput dari perhatian wisatawan.
Padahal jika mau menggali, wisatawan akan mendapatkan pengetahuan baru tentang kuliner khas Jogja yang unik sekaligus banyak direkomendasikan.
Apa Makanan Khas Yogyakarta yang Paling Populer?
Kulineran di Jogja tak lengkap jika tak mencoba beberapa makanan khas yang tersebar di beberapa kabupaten mulai dari Sleman, Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo. Jenis kuliner di Yogyakarta pun dimulai dari sajian tradisional hingga semi modern. Berikut ini daftarnya.
- Gudeg
Makanan ini sangat terkenal dan nampaknya cukup familiar bagi masyarakat. Gudeg adalah makanan yang terbuat dari nangka muda lalu dimasak dengan santan dan campuran rempah. Rasa gudeg sendiri condong manis. Gudeg dimakan dengan nasi, ayam, telur, tahu, dan sambal krecek.
- Bakpia
Bakpia adalah kue khas Jogja. Makanan ini barbahan dasar tepung terugu dengan isian variasi seperti kacang hijau, kumbu hitam, keju, dan sebagainya. Bakpia adalah salah satu pilihan oleh-oleh khas Jogja.
- Geplak
Makanan ini berbahan daasar tepung beras yang dimasak dengan gula dan kelapa parut. Rasanya condong manis dan biasanya dibungkus secara tradisional dengan kertas. Geplak termasuk kue tradisional namun saat ini kemasannya makin beragam.
- Tiwul
Bagi masyarakat Gunungkidul, tiwul jadi pengganti beras dan disantap dengan makanan pendamping lain. Tiwul juga populer dicampur dengan gula merah cair atau santan sehingga rasanya condong manis-gurih.
- Gatot
Serupa dengan tiwul, gatot adalah makanan kha Gunungkidul yang terbuat dari singkong. Uniknya, saat memasak dibutuhkan proses fermentasi. Rasanya condong manis dan teksturnya sedikit kenyal.
- Sate Klathak
Bagi wisatawan pecinta daging kambing dianjurkan mencoba sate klathak. Sate ini menggunakan daging kambing muda yang ditusuk dengan besi jeruji roda sepeda. Saat dibakar kematangannya benar-benar sempurna sampai ke dalam.
- Jadah Tempe
Makanan ini berasal dari Kaliurang, Sleman sehingga akan sedikit susah jika dicari di luar area tersebut. Jadah tempe terbuat dari ketan yang menggantikan nasi, sedangkan tempe bacem menjadi lauknya. Cara makan jadah tempe adalah dengan ditumpuk lalu dimakan sekaligus.
- Sate Kere
Makanan ini berbeda dengan sate pada umumnya karena hanya menggunakan koyor sapi. Saat dibakar, aroma sate kere akan sangat harum sehingga sangat mengundang selera makan.
- Cenil
Bagi para pecinta makanan manis, cenil bisa jadi opsi untuk dicicipi. Makanan ini berbahan dasar pati singkong. Bentuknya lonjong dan berwarna-warni. Biasanya cenil disajikan dengan kelapa parut dan gula cair.
- Belalang Goreng
Salah satu kuliner ekstrem di Jogja adalah belalang goreng. Makanan ini banyak dijumpai di Gunungkidul. Bagi sebagian orang makanan ini cukup menantang untuk dikonsumsi, namun harus diketahui bahwa kandungan gizi belalang goreng ternyata cukup tinggi, lho!
- Mie Des
Penggemar mie wajib mencoba mie des. Makan ini khas Pundong, Bantul sehingga akan sedikit sulit untuk mencarinya di luar Bantul. Bahan dasar makanan ini adalah pati ketela, bertekstur kenyal, dan biasanya rasanya condong pedas.
Setelah membaca artikel ini diharapkan tak bingung dengan makanan khas Yogyakarta yang paling populer, ya!

