KKN UMBY Bikin Program Agar Para Pengunjung Pasar Klithikan Pakuncen Tidak Bingung

Jogjavoice.com – Sebanyak sembilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XLIX Kelompok 117 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) turun tangan menggelar pengabdian di pasar yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No. 34, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Jogja. Mereka mengusung tema ‘Revitalisasi Citra dan Aksesibilitas Pasar Klithikan Pakuncen Berbasis Signage dan Denah Pedagang untuk Meningkatkan Kunjungan’.

Ketua Kelompok 117 KKN UMBY Fathuz Zaman mengungkapkan program KKN tersebut akan berlangsung selama empat minggu, terhitung sejak 23 Juli hingga 21 Agustus 2026 nanti. Ide yang diangkat dalam kelompoknya tersebut berawal dari penelusuran dan observasi langsung di lapangan.

Banyak pengunjung baru yang kerap kebingungan menelusuri sudut pasar karena minimnya denah maupun petunjuk arah yang jelas. “Banyak pengunjung baru kesulitan menemukan lapak sesuai kategori barang yang dicari, karena memang belum ada denah pasar yang informatif. Persoalan ini yang ingin kami bantu selesaikan,” katanya, Minggu (16/8).

Diketahui, ​Pasar Klithikan Pakuncen sendiri bukan tempat asing bagi pemburu barang jadul di Jogjakarta. Diresmikan sejak 11 November 2007 silam sebagai tempat relokasi pedagang dari Mangkubumi, Asem Gede, hingga Alun-Alun Kidul, pasar tersebut saat ini telah menampung ratusan pedagang.

Zonasinya pun juga cukup beragam, mulai dari barang antik, elektronik bekas, onderdil kendaraan, hingga pakaian. ​Meski tergolong strategis, pasar tersebut beroperasi dari pukul 10.00 hingga 22.00 malam, serta mudah diakses Trans Jogja, tata kelola informasi di dalam pasar dirasa masih perlu polesan.

​Untuk mengatasi persoalan itu, mahasiswa merancang sejumlah solusi. Di antaranya membuat denah sebaran blok pedagang, memasang petunjuk arah (signage) di titik strategis, hingga menyiapkan media promosi cetak dan digital. Tak berhenti di situ, plakat nama pasar juga diperbaiki, lalu ditutup dengan sosialisasi kepada pedagang dan pengelola.

​Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 117 Imam Suharjo mengapresiasi langkah mahasiswanya. Menurutnya, program tersebut menjadi wadah mengasah kepekaan analisis dan kerja sama tim dalam merespons problem nyata masyarakat.

“Harapannya, penataan signage dan denah ini bisa memperkuat citra Pasar Klithikan Pakuncen sebagai destinasi belanja barang bekas yang khas dan tertata rapi di Jogjakarta,” tegasnya. (Kmp).

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts