RM. Sinarbiyatnujanat Serap Aspirasi Warga Mergangsan, Kawal Normalisasi Sungai

JogjaVoice.com – Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, RM. Sinarbiyatnujanat, menyerap aspirasi warga RW 21 dan RW 22 Kecamatan Mergangsan dalam agenda Sambung Rasa yang digelar di Panti Asuhan Yatim Piatu Putera Muhammadiyah Lowanu, Sabtu (4/4/2026). Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan persoalan lingkungan hingga penguatan sumber daya manusia (SDM).

Salah satu isu yang mencuat ialah kebutuhan percepatan normalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir. Warga juga mendorong agar program penanganan sungai tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi turut memberdayakan masyarakat setempat, termasuk kelompok ibu-ibu dan pemuda.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta, Kurniawan Andika, meminta warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi secara terbuka.

“Kami berharap momentum ini digunakan warga untuk menyampaikan aspirasi secara jujur agar permasalahan yang ada bisa segera dicarikan jalan keluarnya oleh pihak terkait,” kata Kurniawan.

Dalam kegiatan itu, warga juga mendapat pemaparan soal pentingnya pengembangan kapasitas diri. Dosen Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jati Suryanto, menekankan pentingnya pola pikir bertumbuh atau growth mindset.

Menurut Jati, kecerdasan anak tidak cukup hanya dilihat dari sisi kognitif, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan sikap dan keterampilan agar lahir pribadi yang unggul.

Menanggapi hal itu, Sinarbiyatnujanat menegaskan pembangunan di Kota Yogyakarta tidak boleh hanya berfokus pada fisik, tetapi juga harus menyentuh karakter dan intelektualitas warga.

“Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur fisik, tapi juga karakter. Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang memiliki keberanian untuk berefleksi demi kemajuan bersama,” ujar Sinarbiyatnujanat.

Dalam sesi dialog, warga RW 21 bernama Aris menyinggung nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Yogyakarta dan Muhammadiyah dalam program pembersihan sungai yang melibatkan mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia berharap warga lokal diberi ruang lebih besar untuk ikut terlibat dalam program tersebut.

Merespons aspirasi itu, Sinarbiyatnujanat memastikan akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta guna mendorong percepatan pengerukan sungai.

“Mahasiswa akan diposisikan sebagai fasilitator bagi warga lokal. Saya akan pastikan koordinasi lintas instansi berjalan agar aspirasi pemberdayaan masyarakat ini terakomodasi dalam percepatan normalisasi sungai,” tegasnya.

Warga menyambut positif forum tersebut karena bisa menyampaikan keluhan secara langsung kepada pimpinan DPRD. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di forum dialog, tetapi ditindaklanjuti menjadi solusi nyata, terutama untuk penanganan banjir dan penguatan peran masyarakat di lingkungan Mergangsan.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts