UMY Dorong Digitalisasi UMKM melalui Program Pengabdian Masyarakat di Ranting Muhammadiyah Bangun Jiwo Barat

JogjaVoice.com – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Reguler, UMY bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bangun Jiwo Barat menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Digital Platform” pada Ahad, 28 Juni 2026 di Bangun Jiwo Barat, Kabupaten Bantul.

Program ini dipimpin oleh Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, dosen Program Studi Magister Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMY. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha secara lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai transformasi digital, pemasaran digital, pengelolaan keuangan usaha, pengembangan branding produk, transaksi digital, serta pemanfaatan HALVORA (Halal Verification Retail Online Apps), sebuah platform digital bisnis halal yang dikembangkan UMY sebagai solusi terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui layanan verifikasi halal, marketplace, edukasi bisnis, jejaring usaha, dan berbagai layanan pendukung lainnya.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Digital

Ketua Pengabdian, Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, menjelaskan bahwa transformasi digital telah menjadi kebutuhan bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen serta pesatnya perkembangan teknologi.

“Digitalisasi bukan hanya mengubah cara berjualan, tetapi juga mengubah cara pelaku usaha membangun kepercayaan pelanggan, memperluas pasar, mengelola bisnis, dan meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi digital agar dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa HALVORA (Halal Verification Retail Online Apps) dikembangkan sebagai ekosistem digital yang tidak hanya berfungsi sebagai marketplace halal,

Membangun Ekosistem Ekonomi Digital

Melalui sesi pelatihan, diskusi interaktif, dan demonstrasi penggunaan platform, peserta diajak memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, serta memperkuat daya saing produk lokal.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pengembangan produk, serta peluang kolaborasi antar pelaku usaha di lingkungan PRM Bangun Jiwo Barat.

Selain memperkenalkan HALVORA (Halal Verification Retail Online Apps), kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat proses digitalisasi UMKM sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

Mendukung UMKM dan Pembangunan Berkelanjutan

Melalui program ini, UMY berharap masyarakat semakin siap menghadapi tantangan ekonomi digital sekaligus mampu memanfaatkan berbagai peluang yang muncul melalui perkembangan teknologi informasi.

Pemanfaatan platform digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, memperluas jaringan pemasaran, memperkuat kepercayaan konsumen melalui verifikasi halal, serta menciptakan usaha yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi wujud kontribusi UMY dalam mendukung transformasi ekonomi digital di tingkat komunitas.

Kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui sinergi antara UMY dan PRM Bangun Jiwo Barat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membangun ekosistem usaha yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts